PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

PERISTIWA-PERISTIWA PENTING SETELAH PROKLAMASI SEBAGAI DUKUNGAN SPONTAN TERHADAP PROKLAMASI

  1. Rapat Raksasa di Lapangan IKADA Jakarta pada tanggal 19 September 1945 untuk mendengarkan pidato Presiden Soekarno.
  2. Pernyataan sikap Jogjakarta di bawah pimpinan Sultan Hamengkubowono IX tanggal 5 September 1945 yang berisi Kesultanan Jogjakarta bagian dari Republik Indonesia.
  3. Pembentukan Kabinet Presidensil tanggal 2 September 1945.
  4. Pembentukan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) tanggal 5 Oktober 1945 di Jogjakarta dibawah pimpinan Oerip Soemohardjo dan Panglima Tertinggi Jendral Sudirman.

Sumber : jadiberita.com

KEDATANGAN TENTARA SEKUTU – NICA

Pasukan sekutu yang datang ke Indonesia berasal dari Inggris dengan nama pasukan AFNEI (Allied Forces Nedherlands East Indies) di bawah komando Letnan Jendral Sir Philip Christison yang tiba di Indonesia pada tanggal 29 September 1945 dengan tugas utama :

  1. Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang
  2. Melucuti senjata Jepang
  3. Mengurus tawanan perang Jepang (Sekutu Belanda)
  4. Memulangkan tentara Jepang
  5. Menegakan dan mempertahankan keadaan damai
  6. Mengadili penjahat perang jepang

Kedatangan tentara sekutu/AFNEI ternyata diboncengi oleh tentara Belanda yang disebut NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pimpinan Van Mook dan Vanderplas yang bertujuan untuk menguasai Indonesia kembali, sehingga terjadilah perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan proklamasi kemerdekan.

PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

A. Perjuangan Fisik (Pertempuran/Peperangan) (KONFRONTASI)
a. Peristiwa Medan Area
b. Pertempuran Surabaya
c. Palagan Ambarawa
d. Peristiwa Merah Putih di Manado
e. Bandung Lautan Api
f. Pertempuran Margarana
g. Pertempuran Mkasar, Sulawesi Selatan
h. Peristiwa Merah Putih Biak, Irian Barat
i. Pertempuran 5 Hari Semarang
j. Insiden Bendera Hotel Yamato, Surabaya
B. Perjuangan Fisik (Pertempuran/Peperangan) DIPLOMASI
a. Perundingan Lingarjati
b. Perundingan Renville
c. Perundingan Room-Royen
d. Konferensi Inter-Indonesia (KII)
e. KMB (Konferensi Meja Bundar)